Sukorejo, Bojonegoro

PKB, 11 Desember 2025 – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar menghadiri prosesi groundbreaking rekonstruksi Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo. Pembangunan kembali pesantren ini dilakukan menyusul ambruknya bangunan musala yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dalam sambutannya, Gus Muhaimin menegaskan bahwa kegiatan pembongkaran simbolis gedung baru bukan hanya sekadar seremoni, tetapi sebuah momentum evaluasi, introspeksi, dan kerja sama untuk memperbaiki fasilitas pesantren agar lebih aman dan layak bagi santri ke depan. Ia mengajak semua pihak untuk bergotong-royong meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan di lingkungan pesantren.

Groundbreaking ini juga dipandang sebagai “wake-up call” atau peringatan agar pengalaman musibah menjadi pelajaran bersama dalam memperkuat keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar di pesantren. Pemerintah menaruh perhatian khusus pada pembangunan kembali fasilitas dan memastikan kualitas konstruksi yang lebih baik.

Menurut informasi, pendanaan pembangunan ini menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai bentuk tanggung jawab negara terhadap keselamatan dan keamanan di sektor pendidikan. Pihak pondok pesantren juga menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dan berharap hasil rekonstruksi dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat pesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *