Sukorejo, Bojonegoro

BOJONEGORO – Rangkaian Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Bojonegoro berlanjut ke Zona 2. Kegiatan digelar di Pondok Pesantren Nurul Falah, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu siang (22/8/2026).

Musancab Zona 2 diikuti pengurus DPAC dan DPRt dari tujuh kecamatan, yakni Bojonegoro, Dander, Trucuk, Kapas, Sugihwaras, Kedungadem, dan Sukosewu. Sejumlah Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bojonegoro juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Sutikno selaku Ketua Tim Pendamping Pembentukan Kepengurusan (TPPK) Kabupaten Bojonegoro mengatakan Musancab menjadi bagian penting dalam proses penguatan organisasi PKB hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Musancab ini bukan hanya soal menyusun atau membentuk kepengurusan. Yang lebih penting adalah bagaimana setelah Musancab ini seluruh pengurus bisa semakin kompak, aktif, dan menjalankan organisasi dengan baik di wilayahnya masing-masing,” kata Sutikno.

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap tahapan Musancab dengan semangat kebersamaan dan musyawarah.

“Kita ingin proses ini berjalan dengan baik dan penuh kekeluargaan. Apa pun yang dibahas dalam Musancab harus bermuara pada satu tujuan, yaitu membuat organisasi PKB semakin kuat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Bojonegoro Fauzan Fuadi menekankan pentingnya peran DPAC dan DPRt sebagai ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Menurut Fauzan Fuadi, kekuatan organisasi tidak cukup hanya dibangun di tingkat kabupaten. Struktur di tingkat kecamatan hingga desa juga harus aktif bergerak dan hadir di tengah masyarakat.

“PKB akan kuat kalau strukturnya juga kuat. DPAC dan DPRt adalah bagian yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, pengurus harus kompak, komunikasinya jalan, dan terus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Musancab tidak berhenti pada terbentuknya kepengurusan, tetapi dilanjutkan dengan kerja organisasi yang nyata di masing-masing wilayah.

“Setelah kepengurusan terbentuk, jangan berhenti sampai di sini. Justru dari sinilah kerja organisasi dimulai. Kita ingin pengurus yang terbentuk benar-benar bergerak dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kehadiran Anggota Fraksi PKB DPRD Bojonegoro dalam kegiatan tersebut turut menambah semangat para peserta. Musancab menjadi ruang pertemuan antara struktur partai di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa untuk memperkuat komunikasi dan menyatukan langkah organisasi.

Rangkaian seremonial pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Sochib Shoim selaku Ketua Dewan Syuro DPC PKB Bojonegoro sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah.

Dalam kesempatan tersebut, Kiai Sochib Shoim juga berharap seluruh proses Musancab dapat berjalan lancar serta menghasilkan kepengurusan yang mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik.

“Mudah-mudahan Musancab ini membawa kebaikan, diberikan kelancaran, dan menghasilkan pengurus yang amanah serta bisa bekerja bersama-sama untuk membesarkan organisasi dan memberikan manfaat kepada masyarakat,” tuturnya.

Setelah rangkaian pembukaan selesai, peserta kemudian melanjutkan agenda utama Musancab berupa sidang pleno dan pembahasan kepengurusan masing-masing kecamatan.

Melalui Musancab Zona 2 ini, DPC PKB Bojonegoro berharap konsolidasi organisasi semakin kuat dan kepengurusan di tingkat kecamatan maupun desa semakin solid dalam menjalankan agenda-agenda partai ke depan.