Sukorejo, Bojonegoro

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro dari Fraksi PKB, Muhamad Rozi, menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan nasib guru swasta passing grade 2023 agar mendapat kepastian pengangkatan PPPK. Hal itu disampaikan saat audiensi bersama yang dihadiri jajaran Komisi C DPRD Bojonegoro, BKPP, Dinas Pendidikan, serta Forum Guru Swasta Passing Grade 2023 Kabupaten Bojonegoro di Ruang Rapat Komisi C DPRD Bojonegoro, Kamis (7/5/2026).

Dalam audiensi tersebut, para guru menyampaikan keresahan mereka karena hingga kini belum ada kejelasan terkait status mereka meski telah dinyatakan lolos passing grade pada seleksi PPPK tahun 2023. Bahkan pada seleksi tahun 2024, sebagian guru mengaku tidak mendapat kesempatan mengikuti seleksi kembali akibat aturan yang mengharuskan peserta berasal dari PPG Prajabatan.

Menanggapi hal itu, Muhamad Rozi menyatakan bahwa aspirasi para guru menjadi perhatian serius Komisi C DPRD Bojonegoro. Menurutnya, guru yang telah lolos passing grade seharusnya mendapat perhatian dan peluang yang lebih jelas dari pemerintah.

“Kami di Komisi C tentu memahami keresahan teman-teman guru swasta passing grade 2023. Mereka sudah berjuang dan memenuhi syarat, sehingga perlu ada solusi dan perhatian khusus dari pemerintah,” ujarnya dalam audiensi tersebut.

Komisi C DPRD Bojonegoro kemudian merekomendasikan agar pemerintah daerah mengajukan permohonan kepada Kemenpan-RB supaya pengadaan PPPK tahun 2026 dapat memprioritaskan guru passing grade 2023. Selain itu, DPRD juga mendorong agar guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik, baik PPG Dalam Jabatan maupun Prajabatan, tetap diberi kesempatan mengikuti seleksi PPPK.

Muhamad Rozi menilai persoalan kesejahteraan guru harus menjadi perhatian bersama, karena guru memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Ia berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bisa segera memberikan kepastian kebijakan bagi para guru passing grade 2023.  “Kami ingin ada keberpihakan nyata kepada para guru, karena mereka punya peran besar dalam pendidikan di Bojonegoro,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *