BOJONEGORO – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Tim Pendamping Pembentukan Kepengurusan (TPPK) pada Jumat (17/7/2026) di Kantor DPC PKB Bojonegoro. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Bojonegoro.

Rapat dihadiri oleh Ketua DPC PKB Bojonegoro, Fauzan Fuadi, serta sembilan anggota TPPK yang sebelumnya telah melakukan pendalaman dan pemetaan kondisi riil di masing-masing wilayah pendampingan.
Dalam forum tersebut, setiap anggota TPPK menyampaikan hasil temuan lapangan, mulai dari kondisi kelembagaan DPAC, kesiapan kepengurusan, dinamika internal organisasi, hingga berbagai masukan yang menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembentukan kepengurusan DPAC PKB masa bakti 2026–2031.

Ketua DPC PKB Bojonegoro, Fauzan Fuadi, menegaskan bahwa proses pembentukan kepengurusan harus dilakukan secara objektif, terukur, dan berdasarkan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, hasil pendalaman yang disampaikan oleh TPPK menjadi landasan penting dalam menentukan langkah-langkah strategis menjelang pelaksanaan Musancab.
“TPPK memiliki peran strategis untuk memastikan proses pembentukan kepengurusan berjalan sesuai mekanisme organisasi. Karena itu, setiap rekomendasi yang disampaikan harus benar-benar didasarkan pada hasil pendalaman lapangan agar menghasilkan kepengurusan yang solid, aktif, dan mampu menggerakkan partai di setiap kecamatan,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, DPC PKB Bojonegoro berharap seluruh proses persiapan Musancab dapat berjalan secara terarah dan menghasilkan kepengurusan DPAC dan DPRt yang semakin kuat dalam menjalankan fungsi organisasi serta memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput.
Pelaksanaan rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari agenda konsolidasi yang telah dijadwalkan oleh DPC PKB Bojonegoro sebagai bagian dari persiapan Musancab DPAC PKB se-Kabupaten Bojonegoro.

