BOJONEGORO – DPC PKB Bojonegoro terus mematangkan persiapan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) DPAC PKB se-Kabupaten Bojonegoro. Hal itu dilakukan melalui kegiatan supervisi dan koordinasi panitia serta petugas Musancab yang digelar di Hotel Dewarna Bojonegoro, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota Fraksi PKB Bojonegoro, pengurus DPC PKB Bojonegoro, Pengurus DPC Perempuan Bangsa, serta DKC Panji Bangsa Bojonegoro.

Ketua DPC PKB Bojonegoro, Fauzan Fuadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan yang hadir. Ia menegaskan, koordinasi ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh persiapan Musancab berjalan sesuai rencana, termasuk kelengkapan administrasi dari tingkat DPAC hingga DPRt.
“Fokus kita sekarang adalah memastikan Musancab berjalan dengan baik. Semua persiapan dan kelengkapan administrasi harus benar-benar diperhatikan,” ujar Fauzan Fuadi.

Selain persiapan Musancab, Fauzan Fuadi juga menyampaikan perkembangan program promosi UMKM yang telah dijalankan DPC PKB Bojonegoro. Program tersebut menjadi salah satu upaya PKB untuk hadir dan ikut mendorong pelaku usaha lokal.
“Kami membuka ruang bagi pelaku UMKM Bojonegoro untuk mendaftarkan usahanya. Nantinya bisa kami bantu promosikan secara gratis melalui media sosial DPC PKB Bojonegoro,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Bojonegoro, Muhamad Suparno, menyampaikan evaluasi program Jumat Hari Fraksi yang telah berjalan selama tiga bulan. Ke depan, program tersebut akan dikembangkan dengan memanfaatkan siaran langsung TikTok untuk memperluas ruang masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
“Selama tiga bulan Hari Fraksi sudah berjalan. Ke depan kita akan mencoba skema live TikTok agar masyarakat lebih mudah menyampaikan aspirasi secara langsung,” kata Muhamad Suparno.

Ketua TPPK Kabupaten Bojonegoro, Sutikno, kemudian memaparkan teknis pelaksanaan Musancab yang akan digelar pada 22–23 Agustus 2026. Pelaksanaan Musancab nantinya dibagi menjadi empat zona, dengan dua zona yang berlangsung setiap harinya.
Ia meminta seluruh jajaran yang terlibat, mulai dari DPC hingga DPRt, menjaga kekompakan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

“Semua yang terlibat harus tetap kompak. Musancab ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi salah satu tonggak perjuangan PKB ke depan,” tutur Sutikno.
Penguatan struktur dan ideologi juga menjadi perhatian Sekretaris DPC PKB Bojonegoro, Abdulloh Umar. Menurutnya, kekompakan seluruh jajaran menjadi modal penting untuk memperkuat PKB menghadapi agenda politik mendatang.

“Kita harus memperkuat ideologi dan kekompakan struktur. Pemetaan suara di setiap kecamatan juga harus dilakukan agar kantong-kantong suara PKB bisa kita maksimalkan,” pungkas Abdulloh Umar.

