BOJONEGORO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bojonegoro menggelar Sarasehan Politik bertajuk “Transformasi Nilai Tawasut dan Tawazun dalam Partisipasi Politik Masyarakat untuk Indonesia yang Adil dan Makmur”. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Al-Aly, Desa Mayangrejo, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, pada Sabtu (25/4).
Acara tersebut dihadiri oleh Fauzan Fuadi, S.I.Kom., M.Med.Kom., sebagai narasumber utama. Sarasehan ini diikuti oleh ratusan peserta yang merupakan pengurus ranting PKB dari tiga wilayah Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC), yakni Kalitidu, Ngasem, dan Kasiman.
Dalam paparannya, Fauzan Fuadi menekankan pentingnya internalisasi nilai Tawasut (moderat) dan Tawazun (seimbang) dalam praktik politik sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi utama bagi kader PKB dalam mewujudkan partisipasi politik yang sehat demi tercapainya cita-cita Indonesia yang adil dan makmur.
Selain membahas nilai-nilai ideologis, Fauzan Fuadi juga memberikan instruksi strategis terkait penguatan struktur partai. Ia menegaskan bahwa soliditas struktur hingga tingkat ranting adalah kunci utama dalam menyongsong agenda besar partai ke depan, khususnya persiapan Musyawarah Antar Cabang (Musancab).
“Struktur partai harus diperkuat dan dirapatkan barisannya. Musancab nanti menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi total demi memastikan mesin partai bekerja maksimal di semua tingkatan,” imbuhnya.
Kegiatan sarasehan ini berlangsung dengan khidmat di lingkungan pesantren, yang sekaligus menegaskan kedekatan PKB dengan basis kultural dan pendidikan Islam modern di Bojonegoro. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para pengurus ranting di wilayah Kalitidu, Ngasem, dan Kasiman semakin siap dalam mengawal aspirasi masyarakat dan memenangkan agenda politik PKB di masa mendatang.

