Sukorejo, Bojonegoro

BOJONEGORO – Program prioritas Pemerintah Kabupaten Bojonegoro di sektor peternakan menjadi perhatian dalam kegiatan Hari Fraksi PKB Bojonegoro pada Jumat (12/6/2026) di Kantor DPC PKB Bojonegoro. Pada kesempatan kali ini, Fraksi PKB DPRD Bojonegoro kembali menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang datang dari perwakilan Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Gayatri Kecamatan Dander dan Kedungadem serta perwakilan BUMDesma Dander.

Dalam forum tersebut, para peserta menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam pelaksanaan Program Gayatri, khususnya yang berkaitan dengan usaha peternakan ayam petelur. Salah satu persoalan utama yang disampaikan adalah sulitnya pemasaran hasil produksi telur. Rendahnya permintaan dari konsumen di sekitar lokasi usaha menyebabkan stok telur menumpuk dan perputaran usaha menjadi terhambat.

Selain itu, para penerima manfaat juga mengeluhkan kenaikan harga pakan ternak yang tidak sebanding dengan hasil produksi yang diperoleh. Bahkan, beberapa kelompok mengaku persediaan pakan hampir habis, sementara produktivitas ayam petelur belum menunjukkan hasil yang optimal. Masalah lainnya adalah kurang maksimalnya pendampingan dari fasilitator yang telah ditugaskan untuk mendampingi pelaksanaan program tersebut.

Menanggapi berbagai keluhan tersebut, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro dari Fraksi PKB, Sutikno, menyampaikan bahwa pihaknya akan membawa berbagai masukan tersebut sebagai bahan rekomendasi kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, Fraksi PKB melalui Komisi B mendorong adanya evaluasi dan mitigasi kendala Program Gayatri secara menyeluruh. Selain itu, calon penerima manfaat juga perlu mendapatkan pelatihan terlebih dahulu sebelum menerima bantuan program agar memiliki kesiapan dalam mengelola usaha peternakan.

“Selain evaluasi program secara komprehensif, kami juga mendorong adanya pelatihan bagi KPM sebelum menerima bantuan serta pendirian pabrik pakan lokal untuk membantu menekan biaya produksi peternak,” ujar Sutikno.

Sementara itu, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro lainnya, Nafik Sahal, menjelaskan bahwa beberapa minggu sebelumnya Komisi B telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi pelaksanaan Program Gayatri.

Dari hasil sidak tersebut, Komisi B telah merekomendasikan beberapa langkah perbaikan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Di antaranya adalah pemberian bantuan alat pembuatan pakan mandiri kepada KPM, peningkatan pendampingan yang lebih komprehensif oleh tenaga pendamping, serta pemberian subsidi pakan hingga ternak mulai menunjukkan hasil produksi yang memadai.

Fraksi PKB berharap berbagai rekomendasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga Program Gayatri benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi para penerima manfaat.