Suasana Khutbah Jumat di Masjid DPRD Kabupaten Bojonegoro terasa penuh pesan kesejukan. Dalam khutbahnya, Sutikno mengajak jamaah untuk lebih memahami makna ketenangan hati sebagai kekayaan sejati dalam kehidupan.
Menurutnya, kebahagiaan tidak selalu diukur dari banyaknya harta maupun jabatan. Justru, hati yang tenang dan penuh rasa syukur menjadi salah satu nikmat terbesar yang sering terlupakan di tengah kehidupan modern saat ini.
Dalam khutbah tersebut, jamaah juga diajak untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah, dzikir, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Sebab, ketenangan hati tidak datang dari kemewahan dunia semata, melainkan dari hati yang bersih dan kehidupan yang penuh rasa ikhlas.
Sutikno menyampaikan bahwa manusia sering kali sibuk mengejar urusan dunia hingga lupa menjaga ketenangan batin. Padahal, hidup yang damai dan tenteram merupakan bekal penting dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Khutbah Jumat tersebut mendapat perhatian jamaah karena pesan yang disampaikan terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Pesan tentang pentingnya menjaga hati dan pikiran tetap tenang sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang sering dihadapkan pada tekanan hidup dan persoalan social.

