Bojonegoro – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bojonegoro sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab) pada Sabtu, 4 April 2026. Bertempat di Hotel Dewarna & Convention Bojonegoro, acara ini dihadiri oleh ribuan kader yang memadati lokasi dengan seragam kebanggaan hijau khas PKB.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Ratusan kader laki-laki dengan peci hitam dan kader perempuan dengan hijab putih tampak kompak memenuhi area hotel sejak pagi hari. Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Abdul Halim Iskandar, Fauzan Fuadi dan Abdulloh Umar menjadi magnet utama dalam agenda konsolidasi besar ini.
Fokus Strategis: Melipatgandakan Kemenangan
Sesuai dengan tagline yang diusung, yakni “Melipatgandakan Kemenangan”, Muscab kali ini bukan sekadar agenda rutin organisasi. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mesin partai hingga tingkat ranting guna menghadapi kontestasi politik mendatang.
Dalam orasinya, para pimpinan menekankan pentingnya soliditas antara pengurus dan simpatisan. Para kader PKB yang hadir di sini bukan hanya untuk berkumpul, tapi untuk menyatukan barisan. PKB Bojonegoro harus tetap menjadi rumah besar bagi aspirasi rakyat dan target kita jelas: melipatgandakan perolehan suara dan kursi.
Suasana Meriah dan Kondusif
Pemilihan Hotel Dewarna sebagai lokasi acara terbukti mampu menampung ratusan kader dengan tertib. Bendera PKB tampak berkibar di berbagai sudut hotel, menciptakan suasana hijau yang dominan.
Muscab ini juga menghasilkan sejumlah poin rekomendasi strategis, di antaranya:
- Penguatan Kaderisasi: Melibatkan lebih banyak generasi muda dan kaum santri.
- Optimalisasi Program Rakyat: Memastikan kebijakan partai selaras dengan kebutuhan warga Bojonegoro.
- Soliditas Internal: Menjaga keharmonisan antar pengurus dari tingkat cabang hingga desa.
Acara ditutup dengan do’a bersama untuk kemajuan Kabupaten Bojonegoro dan kejayaan partai di masa depan. Dengan berakhirnya Muscab ini, PKB Bojonegoro secara resmi memulai langkah besar mereka menuju target kemenangan yang lebih masif.


