Jakarta – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengingatkan masyarakat tentang meningkatnya risiko penggunaan visa haji ilegal, terutama menjelang musim keberangkatan. PKB menegaskan bahwa praktik ini bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga membahayakan keselamatan jemaah.
Melalui pernyataan dari Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq, PKB menyampaikan kekhawatiran atas maraknya iming-iming keberangkatan haji yang cepat dengan jalur tidak resmi. Menurut partai tersebut, skema visa haji ilegal dapat berujung pada penipuan, penahanan di luar negeri, hingga potensi pelanggaran hukum yang menyeret jemaah ujung-ujungnya.
PKB menekankan bahwa mendapatkan visa haji yang sah mesti mengikuti prosedur resmi yang ditetapkan pemerintah, termasuk mendaftar melalui kuota yang difasilitasi pemerintah Indonesia dan Kementerian Agama. Partai ini juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap oknum yang menawarkan jasa percepatan keberangkatan tanpa melalui jalur resmi.
Beliau menambahkan, praktik visa ilegal berpotensi merugikan secara finansial dan dapat menempatkan jemaah dalam situasi berbahaya, terutama jika berada di negara tujuan tanpa perlindungan hukum yang jelas. Karena itu, edukasi dan kesadaran masyarakat dinilai penting guna menghindari celah penipuan yang semakin marak.
Dalam pernyataannya, PKB juga menyerukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat untuk memperkuat informasi tentang proses haji yang benar serta memastikan para calon jamaah mendapat pelayanan yang aman dan sesuai aturan.

