Bojonegoro – Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdulloh Umar, membagikan kisah penuh hikmah tentang Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur. Cerita tersebut disampaikan dalam sebuah forum silaturahmi dan pengajian, sebagai refleksi nilai keagamaan yang sarat makna namun tetap dibalut humor khas Gus Dur.
Dalam penyampaiannya, Abdulloh Umar menuturkan bahwa Gus Dur dikenal sebagai ulama sekaligus negarawan yang memiliki cara unik dalam menyampaikan pesan-pesan agama. Salah satu kisah yang ia ceritakan adalah tentang “puasa setengah tahun” yang kerap menjadi bahan renungan.
“Gus Dur itu selalu punya cara sederhana tapi mengena. Beliau pernah mendengar ceramah tentang keutamaan puasa satu hari yang pahalanya seperti puasa setahun penuh,” ujar Abdulloh Umar.
Menurutnya, dalam kisah tersebut, Gus Dur yang kala itu bersama sahabatnya sepakat untuk menjalankan puasa sunnah karena tergiur pahala besar yang dijanjikan. Namun keesokan harinya, saat dalam perjalanan menuju sebuah acara haul di Tuban, Gus Dur justru meminta rombongan berhenti di warung makan.
“Ketika diingatkan soal puasa, Gus Dur menjawab santai, ‘Saya ambil yang setengah tahun saja, lumayan.’ Di situlah letak humornya,” tutur Abdulloh Umar sambil tersenyum.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa cerita tersebut bukan sekadar lelucon. Menurutnya, Gus Dur ingin mengajarkan bahwa ibadah bukan semata-mata soal hitungan pahala, melainkan tentang keikhlasan dan kesadaran spiritual.
Abdulloh Umar berharap, kisah-kisah sederhana namun bermakna dari Gus Dur dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Bojonegoro untuk menjalankan ajaran agama dengan penuh kebijaksanaan, toleransi, dan tetap menjaga semangat kebersamaan.

