Sukorejo, Bojonegoro

Jakarta – Fraksi PKB DPR RI mendesak Kemenkes untuk segera memperkuat pengiriman tenaga kesehatan, peralatan medis, dan obat-obatan ke lokasi pengungsian korban banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Sumatera. Permintaan itu disampaikan setelah laporan bahwa banyak pengungsi mulai jatuh sakit dan membutuhkan penanganan cepat.

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Arzeti Bilbina, mengatakan bahwa kondisi di lapangan “cukup memprihatinkan.” Beberapa pengungsi mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, penyakit kulit, demam, dan flu, akibat lingkungan pengungsian yang tidak higienis ditambah masalah kekurangan air bersih dan padatnya tempat tinggal sementara.

Arzeti menyatakan bahwa tim medis saat ini belum memadai untuk menangani lonjakan pasien. Ia menekankan pentingnya kehadiran dokter, perawat, serta logistik medis seperti antibiotik, obat ISPA, vitamin, masker, perban, dan alat pemeriksaan di setiap posko pengungsian.

“Penanganan kesehatan pascabencana tidak boleh tertunda karena menyangkut nyawa manusia,” tegas Arzeti.

Fraksi PKB meminta agar Kemenkes bekerja sama dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan setempat untuk mempercepat tindakan termasuk penyediaan tim medis darurat (rapid response), distribusi obat-obatan, serta layanan skrining dan pemantauan kesehatan untuk kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Upaya ini dianggap penting agar krisis kesehatan akibat bencana tidak berkembang menjadi bencana kemanusiaan lanjutan. Negara dan semua elemen diharapkan memastikan perlindungan menyeluruh bagi korban bencana dan pengungsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *